WIRELESS (MODE, CHANNEL, SECURITY, MONITORING)
Oleh : Rozy Faryadi (Promaker 41)
A. Wireles
Menurut Fida Afra (2023) wireless atau nirkabel adalah sebuah teknologi yang menghubungkan dua perangkat atau lebih dalam satu waktu tanpa perlu menggunakan kabel.
Menurut Muhammad Maulana (2023) Jaringan nirkabel adalah teknologi yang bisa menghubungkan 2 maupun lebih perangkat agar dapat berkomunikasi tanpa perlu memakai kabel untuk transmisi datanya. Dengan adanya jaringan ini, kita dapat saling terhubung satu dengan yang lainnya meskipun jauh dari router.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa wireless atau jaringan nirkabel adalah teknologi yang memungkinkan koneksi antara dua atau lebih perangkat tanpa menggunakan kabel untuk transmisi data. Dengan jaringan nirkabel, perangkat-perangkat dapat saling berkomunikasi dan terhubung satu sama lain, bahkan jika berada pada jarak yang cukup jauh dari perangkat utama seperti router, sehingga memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam berkomunikasi tanpa keterbatasan fisik kabel.
Wireles Mode
1.Mode Alignment Only
Menurut Ron Touw (2021) Mode Alignment Only biasanya digunakan untuk membantu mengarahkan antena ke arah yang benar untuk sinyal optimal dalam hubungan titik ke titik dan titik ke multititik. Jika RouterBOARD dipasangi sounder, maka kekuatan sinyal ditunjukkan dengan bunyi bip seperti 'penghitung Geiger'. Saat antena disesuaikan agar mengarah ke titik akses, kekuatan sinyal meningkat dan bunyi bip menjadi lebih keras dan lebih sering.
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Alignment Only, biasa digunakan untuk membantu pada saat pointing dengan indikator beeper /buzzer pada RouterBoard, sebagai contoh kita bisa menambahkan script dimana ketika mendapatkan sinyal bagus maka beeper akan berbunyi.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Alignment Only adalah fitur yang membantu dalam penyelarasan atau pointing antena untuk mendapatkan sinyal optimal, terutama pada koneksi titik-ke-titik atau titik-ke-multipoint. Fitur ini menggunakan bunyi bip (beeper) pada perangkat RouterBOARD sebagai indikator kekuatan sinyal, di mana semakin kuat sinyal yang diterima, frekuensi dan volume bunyi bip akan meningkat.
Konfigurasi
2.Mode AP-Bridge
Mode AP-bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar yang bisa melayani banyak client atau disebut juga dengan PTMP (Point to Multi Point), mode ini bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging.
Menurut Ron Touw (2021) Mode ' ap bridge ' digunakan saat Anda memerlukan Access Point yang sesuai dengan 802.11 atau radio untuk menyediakan penghubung Layer 2 antara port ethernet dan kartu nirkabel. Mode ini dapat digunakan untuk melayani beberapa klien yang juga sering disebut mode Point To Multi Point (PtMP) dan kita dapat menggunakan mode ini untuk jaringan Routing atau Bridging.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode AP-bridge adalah mode pada perangkat jaringan yang memungkinkan perangkat berfungsi sebagai access point yang dapat melayani banyak klien secara bersamaan, atau dikenal dengan istilah Point to Multi Point (PtMP).
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
Tambahkan Dhcp Client untuk Ether 1 Yang terhubung ke internet
Tambahkan Ip Address untuk wlan 1.
setelah itu seting wlan di menu wireles pilih menu ap bridge dan bikin ssid dan pasword sesuai dengan keinginan lebih jelas nya bisa di liat di gambar di atas.
setelah itu setting firewal untuk mengeluarkan internet pilih ether 1 dan ke menu action dan ubah menjadi masquarade lebih jlls nya bisa di liat di gambar di atas.
setelah itu setting dns, cekklis di bagian allow remote ruques.
3.Mode Bridge
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Bridge Mode bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar akan tetapi hanya bisa melayani satu client atau disebut juga dengan PTP (Point to Point), mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging.
Menurut Ron Touw (2021) Mode bridge digunakan sebagai titik akses yang mirip dengan 'ap bridge' dengan satu pengecualian besar yaitu mode ini hanya dapat melayani satu perangkat klien atau disebut juga mode Point to Point (PtP).
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Bridge adalah mode pada perangkat jaringan yang memungkinkan perangkat berfungsi sebagai access point yang hanya dapat melayani satu klien, atau dikenal dengan istilah Point to Point (PtP).
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
masuk ke menu bridge dan tambahkan bridge.
tambhkan wlan1 dan ether yang akan di bridge.
Tambahkan Dhcp Client untuk Ether 1 Yang terhubung ke internet
setelah itu seting wlan di menu wireles pilih menu bridge dan bikin ssid dan pasword sesuai dengan keinginan lebih jelas nya bisa di liat di gambar di atas.
.png)
.png)
setelah itu setting firewal untuk mengeluarkan internet pilih ether 1 dan ke menu action dan ubah menjadi masquarade lebih jlls nya bisa di liat di gambar di atas.
4.Mode Nstreme dual slave
Menurut Faris Zaidan (2021) Pada dasarnya mekanisme kerja pada interface wireless adalah half-duplex, akan tetapi dengan menggunakan mode ini kita dapat mengaktifkan mekanisme kerja full duplex, mode ini merupakan proprietary didalam wireless mikrotik, tentunya kita juga membutuhkan 2 wireless card dan 2 antenna pada masing-masing wireless router mikrotik.
Menurut Ron Touw (2021) Mode Nstreme dual slave adalah sistem half duplex. Setiap antarmuka nirkabel hanya dapat menghabiskan waktu aktifnya untuk beroperasi baik sebagai pemancar maupun penerima dan tidak sebagai keduanya pada saat yang bersamaan.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Nstreme Dual Slave pada perangkat Mikrotik adalah sistem yang umumnya beroperasi dalam mode half-duplex, di mana antarmuka nirkabel hanya dapat berfungsi sebagai pemancar atau penerima secara bergantian, tetapi tidak keduanya secara bersamaan.
5.Mode Station
Menurut Faris Zaidan (2021)Wireless dengan Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membentuk network yang sifatnya routing.
Menurut Ron Touw (2021) Mode nirkabel stasiun digunakan sebagai klien nirkabel 802.11 standar baik dalam topologi Point to Point maupun Point to Multi Point. Mode nirkabel stasiun hanya dapat digunakan untuk membentuk jaringan yang bersifat routing dan tidak akan melewatkan lalu lintas Layer 2 seperti ARP atau protokol berbasis siaran lainnya dari antarmuka nirkabel ke antarmuka ethernet mana pun meskipun ditempatkan di jembatan yang sama.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Wireless Mode Station adalah mode yang digunakan untuk perangkat nirkabel sebagai klien dalam jaringan, baik dalam topologi Point to Point (PTP) maupun Point to Multi Point (PTMP).
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
ubah mode pada wireles menjadi stasion.
tambahkan ip addres untuk ether 2
tambhkan dhcp client pada wlan 1.
lalu setup dhcp pada ether 2 yang menuju ke client.
6.Mode Station-Bridge
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Station-Bridge merupakan mode pada interface wireless yang berfungsi sebagai penerima / client dan support untuk bridge network, perlu di ketahui bahwa untuk mode ini hanya bisa digunakan apabila perangkat AP nya Mikrotik juga.
Menurut Ron Touw (2021) Mode jembatan stasiun adalah mode antarmuka nirkabel yang berfungsi sebagai klien dan juga menyediakan dukungan untuk menjembatani jaringan. Perlu dicatat bahwa mode ini menggunakan metode milik MikroTik baik di sisi klien maupun sisi Access Point untuk mencapai hal ini tanpa memerlukan WDS dan oleh karena itu ujung titik akses juga harus berupa Mikrotik.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Station-Bridge adalah mode pada interface nirkabel yang berfungsi sebagai klien dan mendukung pengoperasian jaringan bridging. Mode ini hanya dapat digunakan jika perangkat access point (AP) yang digunakan juga merupakan produk Mikrotik.
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
Masuk kemenu wireles dan pilih menu scanner dan start sampai jaringan wifi yang akan di sambungkan keluar lalu tekan pada wireles tujuan dan konek kan dan apabila ada paswor maka bikin pasword yang sama dengan wireles yang akan di sambungkan dan ubah pada menu menjadi stasion bridge.
tambhkan ip pada ether 2 yang menuju ke client.
tambhkan dhcp client wlan1.
7.Mode Station-Psudobridge
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Station-Pseudobridge merupakan pengembangan dari Mode Station standar, sama-sama menjadikan wireless sebagai penerima/client, perbedaannya adalah pada Mode Station-Pseudobridge support untuk membuat network yang sifatnya Bridge Network.
Menurut Ron Touw (2021) Mode pseudobridge stasiun merupakan pengembangan dari mode stasiun standar . Mode ini memungkinkan antarmuka nirkabel untuk bertindak sebagai klien stasiun normal ke radio Access Point pihak ketiga lain yang biasanya tidak mendukung bridging tanpa WDS. Mode pseudobridge stasiun mendukung pembuatan jaringan yang dijembatani tetapi dengan dukungan terbatas pada protokol Layer 2.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Station-Pseudobridge adalah pengembangan dari Mode Station standar yang memungkinkan antarmuka nirkabel berfungsi sebagai klien sambil mendukung pembuatan jaringan bridging. Mode ini memungkinkan perangkat untuk terhubung dengan access point pihak ketiga yang biasanya tidak mendukung bridging tanpa WDS.
Konfigurasi
masuk ke menu woreles dan u bah mode menjadi stasion-psudobridge.
masuk ke maenu dns dan ceklis allow remote reques.
setelah itu setting firewal pilih ether bridge dan action ubah ke masguarade
8.Mode Station-Pesudobridge-Clone
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Station-Pseudobridge-Clone hampir sama dengan Mode Station- Pseudobridge yang membedakan adalah didalam mode ini bisa melakukan cloning mac-address
Menurut Ron Touw (2021) Kloning pseudobridge stasiun mode hampir sama dengan mode 'pseudobridge stasiun' sebelumnya. Perbedaannya adalah bahwa dalam mode ini Anda dapat secara manual memilih untuk menggunakan Alamat MAC atau secara default akan membaca Alamat MAC dari header frame pertama yang diteruskan dari sisi klien jaringan dan menggunakan Alamat MAC yang ditemukan itu untuk terhubung ke Titik Akses.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Station-Pseudobridge-Clone adalah pengembangan dari Mode Station-Pseudobridge yang memungkinkan pengguna untuk melakukan kloning alamat MAC. Dalam mode ini, pengguna dapat memilih untuk menggunakan alamat MAC yang ditentukan secara manual atau, secara default, mode ini akan membaca alamat MAC dari header frame pertama yang diteruskan dari sisi klien jaringan dan menggunakannya untuk terhubung ke access point.
Konfigurasi
masuk ke menu bridge dan tambahkan port yang akan di bridge.
tambahkan dhcp client.
masuk ke dns dan cekklis di bagian aloow remite ruques/\.
setting firewal masuk ke menu firewal dan pilih ether bridge dan ke action dan ubah menjadi masguarade.
9.Mode Station-WDS
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS, Kekurangan protokol WDS adalah penurunan throughput wireless hingga 50%,
Menurut Ron Touw (2021) Mode ini merupakan hak milik MikroTik RouterOS dan karenanya hanya dapat digunakan saat menghubungkan ke Titik Akses MikroTik mode non-CAPsMAN lainnya menggunakan mode 'ap bridge' atau 'bridge'. Karenanya, mode ini tidak dapat digunakan untuk menghubungkan ke titik akses vendor pihak ketiga. Sebagai bagian dari negosiasi koneksi nirkabel, ' antarmuka WDS ' baru dibuat pada AP untuk setiap stasiun yang terhubung.
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode Station-WDS berfungsi sebagai klien yang terhubung ke access point yang mengaktifkan protokol WDS. Meskipun mode ini memungkinkan koneksi antara perangkat Mikrotik, ada kelemahan dalam penurunan throughput wireless hingga 50%.
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
masuk ke wireles dan ubh mode menjadi bridge
tambhkan ip pada brige.
setelah itu lakukan pengcekan pada router 2.
dan apabila terhubung maka akan muncul di router 1.
lalu tambahkan ip pada wlan di router 2.
10.Mode WDS-Slave
Menurut Faris Zaidan (2021) Mode WDS-Slave ini berfungsi sebagai pemancar (Access Point) sekaligus sebagai penerima (Station) atau disebut juga dengan repeater, Mode ini merupakan salah satu solusi apabila ingin membangun sebuah repeater tetapi perangkat yang dimiliki hanya menggunakan 1 card wireless card.
Menurut Ron Touw (2021) Mode ' WDS Slave ' berfungsi sebagai Access Point normal dan juga Station. Bagian mode station dari 'WDS Slave' memungkinkan perangkat untuk memindai semua frekuensi dalam daftar pemindaian dan dengan demikian menemukan dan menghubungkan ke Access Point lain sebagai perangkat klien sekaligus bertindak sebagai Access Point itu sendiri
Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa Mode WDS-Slave berfungsi sebagai pemancar (access point) sekaligus penerima (station), yang juga dikenal sebagai repeater. Mode ini memungkinkan perangkat dengan satu kartu nirkabel untuk bertindak sebagai access point yang terhubung ke access point lain sebagai klien. Dengan demikian, perangkat dapat memindai semua frekuensi dalam daftar pemindaian untuk menemukan dan terhubung ke access point lain, sambil tetap menyediakan akses jaringan untuk klien yang terhubung secara lokal.
Konfigurasi
Langkah pertama bikin topologi seperti di gambar.
Tambahkan dhcp client pada ether 1
tambahkan ip pada wlan1
setelah itu setting firewal untuk mengeluarkan internet pilih eter 1 dan ke menu action dan ubah menjadi masquarade lebih jlls nya bisa di liat di gambar di atas.
Masuk kemenu wireles dan pilih menu scanner dan start sampai jaringan wifi yang akan di sambungkan keluar lalu tekan pada wireles tujuan dan konek kan dan apabila ada paswor maka bikin pasword yang sama dengan wireles yang akan di sambungkan dan ubah pada menu menjadi stasion bridge.
masuk ke menu wireles dan ubah menjadi mode ap bridge.
masuk ke menu wireles dan ubah menjadi mode ap bridge.
tambahkan bridge
tampahkan port yang akan di bridge
tambhkan dhcp client pada prot brige
masuk ke menu routing dan chek apakah sudah berhasil.
Masuk kemenu wireles dan pilih menu scanner dan start sampai jaringan wifi yang akan di sambungkan keluar lalu tekan pada wireles tujuan dan konek kan dan apabila ada paswor maka bikin pasword yang sama dengan wireles yang akan di sambungkan dan ubah pada menu menjadi stasion bridge.
bisa di chek di router 1 apabila perangkat sudah terhubung
apabila sudah berhasil maka akan keluar di router yang ke dua
Wireless Channel
1.Band
Memilih band merupakan cara untuk menentukan standart protokol yang akan digunakan oleh wireless interface. Selain menentukan standart protokol, band juga menentukan data rates yang bisa dilewatkan, channel frequencies dan lebar channel. Ada beberapa band di router mikrotik.
2Ghz-b, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dengan data rate maksimum 11 Mbit/s.
2Ghz-b/g, juga bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b dan 802.11g. protokol 802.11g hampir sama seperti 802.11b akan tetapi melakukan transmisi dengan basis OFDM seperti 802.11a sehingga protokol 802.11g bisa mencapai 54 Mbit/s.
2Ghz-b/g/n, bekerja di frekuensi 2,4Ghz. Menggunakan protokol 802.11b, 802.11g dan 802.11n. Pengembangan dari standart protokol 802.11, ditambah dengan kemampuan multiple-input multiple-output (MIMO). Dengan tambahan fitur MIMO ini, secara teori maksimal data rate yang bisa dicapai adalah 300 Mbit/s.
2Ghz-only G, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol 802.11g.
2Ghz-only N, bekerja di frekuensi 2,4Ghz, hanya menggunakan protokol 802.11n.
5Ghz-a, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a, maximum data rate yang bisa dicapai adalah 54 Mbit/s.
5Ghz-a/n, bekerja di frekuensi 5 Ghz. Menggunakan protokol 802.11a dan 802.11n.
5Ghz-only N, bekerja di frekuensi 5 Ghz dan hanya menggunakan protokol 802.11n.
Jika kita perhatikan, ada beberapa pilihan band yang menggunakan lebih dari satu protokol. Jika kita setting sebuah interface wireless dengan band yang menggunakan lebih dari satu protokol, maka interface wireless tersebut memberikan pilihan kepada client, protokol mana yang support dengan perangkat client tersebut.
2.Channel
Menurut Christian Ronaldo Sopaheluwakan (2020) channel 1-13 dapat digunakan untuk WiFi yang established pada frekuensi 2,4 GHz. Tetapi untuk hasil terbaik pada frekuensi 2,4GHz sangat disarankan untuk memilih channel 1,6,dan 11 agar tidak terjadi tumpang tindih atas sinyal WiFi.
Menurut Budarsa 14 channel pada WiFi merujuk pada 14 saluran frekuensi yang tersedia dalam standar WiFi 2,4 GHz. Setiap saluran meiliki lebar pita 20 MHz dan digunakan oleh perangkat Wifi untuk komunikasi nirkabel. Di Amerika Serikat ada 11 saluran umum yang digunakan dengan nomor saluran 1 hingga 11. Di negara-negara eropa, terdapat 13 saluran yang disediakan. Namun, di Jepang ada saluran tambahan yang disebut saluran 14 yang digunakan khusus di negara tesebut.
dari beberapa pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa
Channel Frekuensi 2,4 GHz
Pita 2,4 GHz merupakan frekuensi yang paling umum digunakan, dan umumnya paling baik untuk perangkat yang membutuhkan jangkauan yang luas, dan kecepatan tidak terlalu penting, seperti printer nirkabel. Pita ini juga cocok untuk aktivitas dasar, seperti penjelajahan web, pengiriman email, dan transfer berkas dasar.
Keunggulannya adalah jangkauannya lebih jauh daripada frekuensi lain, yang berarti perangkat dapat dihubungkan bahkan saat berada jauh dari titik akses. Hal ini dapat menguntungkan organisasi yang perlu menjangkau area yang luas dengan jaringan nirkabel mereka.
Kelemahan pita 2,4 GHz adalah secara teknis lebih lambat daripada pita 5 GHz, dan lebih rentan terhadap gangguan dari jaringan atau perangkat nirkabel lain. Akibatnya, pita ini tidak ideal untuk aktivitas yang memerlukan transfer data berkecepatan tinggi, seperti mengunduh file besar atau streaming video.
Pita 2,4GHz umumnya terdiri dari 14 saluran, dan saluran optimal yang digunakan adalah 1, 6, dan 11 (atau saluran apa pun yang tidak ditetapkan sebagai default pabrik jika dalam keadaan darurat).
Channel Frekuensi 5 GHz
Pita 5GHz merupakan pilihan populer untuk aktivitas yang memerlukan transfer data cepat, seperti streaming video atau mengunduh dan mengunggah file besar.
Kecepatannya juga lebih tinggi daripada pita 2,4 GHz, sehingga ideal untuk aplikasi yang perlu memindahkan data dalam jumlah besar dengan cepat, seperti mengunduh video definisi tinggi dan konferensi video. Pita 5 GHz juga menawarkan lebih banyak saluran, yang memungkinkan jarak saluran lebih baik dan gangguan lebih sedikit.
Namun, pita 5GHz memiliki jangkauan yang jauh lebih pendek daripada pita 2,4GHz, yang berarti pita ini tidak ideal untuk perangkat yang perlu dihubungkan dari jauh dari titik akses. Hal ini dapat merepotkan bagi organisasi dengan area yang luas untuk dijangkau oleh jaringan nirkabel mereka. Hasilnya adalah Anda kemungkinan besar memerlukan beberapa titik akses tambahan, tetapi tidak selalu.
Saluran optimal untuk digunakan pada pita 5GHz adalah 36, 40, 44, 48, dan 149-165.
Wireless Security
Menurut Riski (2023) Wireless security adalah teknologi yang digunakan untuk melindungi jaringan wireless dari serangan dan pelanggaran keamanan. Teknologi ini dirancang untuk mencegah akses yang tidak sah, pengambilan data, dan aktivitas yang berbahaya di dalam jaringan wireless.
Menurut Rafif abdillah Ahmad (2022) Wireless Security adalah pencegahan akses yang tidak sah atau kerusakan pada komputer yang menggunakan wireless jaringan. Jenis yang paling umum dari keamanan nirkabel Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA). WEP adalah standar keamanan yang terkenal lemah. Password dapat retak dalam beberapa menit dengan komputer laptop dasar dan perangkat lunak tersedia secara luas.
Dari bebrapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa
Tipe-tipe Wireless Security
Berikut merupakan tipe-tipe wireless security, di antaranya :
- Protokol Wired Equivalent Privacy (WEP)
Tipe keamanan nirkabel pertama dan di anggap paling tidak aman dari semua protokol. Meski mudah di retas, WEP merupakan wireless security paling banyak di gunakan di dunia sampai sekarang. Alasan WEP masih di gunakan karena biasanya masih menggunakan perangkat lama, administrator jaringan belum mengubah keamanan default jaringan, atau perangkat belum mendukung sistem keamanan lebih baru WPA.
- Protokol WiFi Protected Access (WPA)
WPA hadir sebagai penerus WEP akibat kelemahan dari sistem tersebut. WPA di desain dengan komponen enkripsi Temporal Key Integrity Protocol (TKIP) yang kemudian di gantikan oleh Advanced Encryption Standard (AES). Namun ternyata WPA masih mengadopsi beberapa fitur dari WEP, yang pada akhirnya membuat protokol ini di anggap juga tidak aman.
- Protokol WiFi Protected Access II (WPA2)
WPA2 adalah penerus untuk menggantikan WPA. Salah satu perubahan paling signifikan antara WPA dan WPA2 adalah penggunaan algoritma AES dan CCMP (Counter Cipher Mode with Block Chaining Message Authentication Code Protocol) sebagai pengganti TKIP. Inimembuat WPA2 jadi protokol paling aman di bandingkan WPA dan WEP.
Wireless Monitoring
Menurut Dinda Hafid Hafifah monitoring adalah proses menghimpun data atau informasi dari banyaknya sumber yang umum dilakukan real-time.
Menurut Fahmi Maulana monitoring adalah proses pemantauan dan pengawasan terhadap suatu aktivitas, proses, atau sistem untuk memantau perkembangan performa, atau perubahan.
Monitoring Wireless Menggunakan Bot Telegram
DAFTAR PUSTAKA
Afra, Fida. 2023. Wireless Adalah Teknologi Koneksi Nirkabel, Ini Cara Kerja dan Kelebihannya. https://inet.detik.com/telecommunication/d-6925109/wireless-adalah-teknologi-koneksi-nirkabel-ini-cara-kerja-dan-kelebihannya di akses pada 04 November 2024 pukul 09:00 WIB
Maulana, Muhammad. 2023. Jaringan Nirkabel Adalah : Pengertian, Jenis-jenis, Manfaat dan Kelebihannya. https://itbox.id/blog/jaringan-nirkabel-adalah/ di akses pada 04 November 2024 pukul 09:10 WIB
Touw, Ron. 2021. Mode Nirkabel MikroTik. https://blog.nestwireless.co.uk/2021/03/28/mikrotik-wireless-modes/ di akses pada 04 November 2024 pukul 09:15 WIB
Zaidan, Faris. 2021. Nirkabel. https://www.coursehero.com/file/p1v9f8ui/standar-untuk-teknologi-ini-yang-disebut-dengan-IEEE-Institute-for-Electrical/ di akses pada 04 November 2024 pukul 09:25 WIB
Citraweb. 2014. Pemilihan band dan frekuensi pada implementasi Wireless.
https://citraweb.com/artikel_lihat.php?id=70 diakses pada 04 November 2024 pukul 09.27 WIB
Budarsa. 2023. Channel pada Jaringan wifi.
https://blibagus.com/chanel-pada-jaringan-wifi/ diakses pada 04 November 2024 pukul 09.29 WIB
Sopaheluwakan, Christian Ronaldo. 2020. Channel WiFi terbaik pada frekuensi 2,4 GHz.
https://howareyouchristian.medium.com/channel-wifi-terbaik-pada-frekuensi-2-4-ghz-3c4b197babf3 diakses pada 04 November 2024 pukul 09.33 WIB
Ciarlone, John. 2023. Jaringan Nirkabel Anda. https://services.hummingbirdnetworks.com/blog/choose-the-best-wifi-channel-for-your-network diakses pada 04 November 2024 pukul 09.35 WIB
Rizky. 2023. Wireless Security: Pengertian, Manfaat, Fungsi Hingga Cara Kerjanya. https://r17.co.id/insight/article/wireless-security-pengertian-manfaat-fungsi-hingga-cara-kerjanya diakses pada 04 November 2024 pukul 09.37 WIB
Amad, Rafif Andillah. 2022. Pengertian Wireless Security Dan Tipe Wirelessnya. https://diengcyber.com/wireless-security/ diakses pada 04 November 2024 pukul 09.39 WIB
Hafifah, Dinda Hafid. 2023. Monitoring adalah Proses Menganalisa Informasi Secara Sistematis, Ketahui Dampak dan Bentuknya.
https://www.liputan6.com/hot/read/5358749/monitoring-adalah-proses-menganalisa-informasi-secara-sistematis-ketahui-dampak-dan-bentuknya diakses pada 04 November 2024 pukul 09.43 WIB
Maulana, Fahmi. 2023. Monitoring dan Evaluasi:Pengertian, Manfaat dan Tujuan di era digital.
https://nolimit.id/blog/monitoring-dan-evaluasi-pengertian-manfaat-dan-tujuan-di-era-digital/ diakses pada 04 November 2024 pukul 09.45 WIB
#atswa #atswaindonesia #promaker #promakeratswa #promaker41 #WIRELESS(MODE,CHANNEL,SECURITY,MONITORING)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar