NF-IP ADDRESS VERSI 6 SESUAI RFC

IP Address Versi 6 Sesuai RFC

Oleh : Rozy Faryadi (Promaker 41)

1.Pengertian IP Versi 6

    Menurut Muhammad maulana (2023) IPv6 Adalah : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya – Di dalam perkembangannya, IP Address atau Internet Protocol Address dibagi jadi 2 versi, yaitu IPv6 dan IPv4. Internet Protocol versi 6 merupakan versi alamat IP yang terbaru dan dikembangkan oleh Engineering Task Force atau IETF yang jadi penerus IPv4. Internet Protocol versi 6 menyediakan address pool maupun kumpulan alamat IP yang lebih besar jadi lebih banyak perangkat serta pengguna yang bisa terhubung dengan internet.

    Menurut Mirza M. Haekal (2021) IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah versi IP address yang menggunakan 128 bit. Ia terdiri dari delapan kumpulan angka dan huruf yang masing-masing merupakan representasi desimal 16 angka biner.  Contoh IPv6 adalah 2001:cdba:0000:0000:0000:0000:3257:9652. Atau, bisa ditulis lebih singkat 2001:cdba::3257:9652. Dengan sistem 128 bit, ia dapat memiliki kombinasi hingga 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat! Wow Tak heran, ia digadang-gadang akan menggantikan IPv4 yang hanya terbatas 4,29 miliar IP address saja. Jadi, jika kebutuhan IP semakin meningkat, tak perlu khawatir akan kehabisan IP address. Sayangnya, saat ini penggunaannya masih 35% saja di seluruh dunia. Artinya, masih cukup banyak yang setia dengan IPv4.

Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa IPv6 (Internet Protocol versi 6) adalah versi terbaru dari alamat IP yang dikembangkan sebagai penerus IPv4. IPv6 menggunakan 128 bit dan terdiri dari delapan kumpulan angka dan huruf, memungkinkan untuk menyediakan kombinasi alamat IP yang sangat banyak, hingga 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456 alamat alamat. Dengan kumpulan alamat yang lebih besar, IPv6 memungkinkan lebih banyak perangkat dan pengguna untuk terhubung ke internet tanpa khawatir kehabisan alamat IP, berbeda dengan IPv4 yang hanya mampu menyediakan 4,29 miliar alamat. Namun, meskipun menawarkan banyak keunggulan, penerapan IPv6 di seluruh dunia masih relatif rendah, sekitar 35%, sementara banyak pengguna masih setia menggunakan IPv4.

2.Pengertian RFC

    Menurut Mila (2024) RFC adalah serangkaian dokumen teknis yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) dan organisasi terkait. Dokumen-dokumen ini berisi standar, protokol, prosedur, dan konsep yang berkaitan dengan pengembangan dan pengoperasian internet. Meskipun awalnya RFC digunakan untuk merujuk pada permintaan komentar, istilah ini sekarang lebih dikenal sebagai singkatan dari “Request for Comments”.

    Menurut Robert Sheldon (2022) Request for Comments (RFC) adalah dokumen formal dari Internet Engineering Task Force ( IETF ) yang berisi spesifikasi dan catatan organisasi tentang topik yang terkait dengan internet dan jaringan komputer, seperti teknologi routing , addressing, dan transport . IETF adalah komunitas internasional besar yang mencakup peneliti, vendor, operator, dan perancang jaringan yang peduli tentang operasi dan evolusi internet. (RFC juga merupakan singkatan dari Remote Function Call, antarmuka yang digunakan dalam komunikasi SAP.)

Dari kedua pendapat tersebut dapat di simpulkan bahwa RFC (Request for Comments) adalah serangkaian dokumen teknis yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) dan organisasi terkait lainnya. Dokumen-dokumen ini berisi standar, protokol, prosedur, dan konsep yang berkaitan dengan pengembangan dan pengoperasian internet dan jaringan komputer. Meskipun awalnya RFC digunakan untuk merujuk pada permintaan komentar, istilah ini sekarang lebih dikenal sebagai singkatan dari "Request for Comments." RFC mencakup berbagai topik seperti teknologi routing, addressing, dan transport, serta berfungsi sebagai catatan formal yang mengarahkan evolusi dan operasi internet. Selain itu, dalam konteks berbeda, RFC juga bisa merujuk pada "Remote Function Call," sebuah antarmuka komunikasi yang digunakan dalam sistem SAP.

3.Pengertian IPV6 Sesuai RFC

    IPv6 dikembangkan pada tahun 1990-an (RFC 2460) yang bertujuan untuk menggantikan IPv4 dengan alasan utama, kapasitas alamat IPv4 yang sudah mulai habis. IPv6 terdiri dari 128-bit dan dapat menampung total alamat 3.4×10 38  , sangat jauh berbeda dengan IPv4 yang hanya terdiri dari 32-bit dan hanya dapat menyediakan alamat IP sekitar 4 miliar. Dengan alokasi IP yang sangat besar, dapat dipastikan tidak ada limitasi/pembatasan alamat IP, dengan keadaan seperti ini kesamaan dapat dicapai oleh setiap host, terutama perangkat mobile.

IPv6 di definisikan menjadi 3 tipe yang berbeda :

  • Unicast : Alamat unicast digunakan untuk host tunggal
  • Multicast : Alamat multicast digunakan untuk grup host
  • Anycast : Alamat anycast digunakan lebih dari satu host, misal ada paket yang ditujukan untuk alamat unicast, maka paket tersebut akan diterima oleh host terdekat yang ditentukan berdasarkan protokol routing.
Perlu diketahui bahwa IPv6 tidak menyediakan alamat siaran, muncul pertanyaan”Lalu bagaimana nasib protokol yang memanfaatkan sistem pengalamatan siaran seperti ARP ?”

Pada IPv6 proses penemuan alamat fisikal (MAC Address) tidak dilakukan oleh protokol ARP, sebaliknya tugas tersebut dilakukan oleh solicited-node multicast address , yang nanti akan kita bahas juga. Karena IPv6 memiliki panjang 128 bit dan jika ditulis akan sangat panjang, maka terdapat beberapa teknik penyingkatan yang digunakan untuk mempermudah penulisan :

  • IPv6 ditulis per empat hexa digit, yang dipisahkan oleh tanda titik dua: misal ada alamat  2001:0db8:0000:0000:0021:0000:4ab9:0300.
  • Satu grup yang jumlahnya nol dapat digantikan oleh dua titik dua, maka alamat diatas menjadi  2001:0db8::0021:0000:4ab9:0300.
  • Ingat, penggunaan dua titik dua hanya bisa dilakukan sekali pada sebuah alamat IPv6, jika lebih maka komputer akan menjadi bingung. Meski begitu, angka nol yang berada paling depan pada suatu grup dapat dihilangkan. IP diatas akan menjadi  2001:db8::21:0:4ab9:300.

1)Alamat Unicast

    Alamat unicast digunakan untuk mengidentifikasi antarmuka tunggal di dalam sebuah jaringan. Alamat ini umumnya digunakan untuk komunikasi sistem end-to-end, contohnya komunikasi peer to peer Alamat unicast IPv6 memiliki struktur 64 bit yang didefinisikan sebagai routing prefix dan 64 bit sisanya didefinisikan sebagai interface identifier.


Perlu dicatat bahwa antarmuka IPv6 diharapkan memiliki lebih dari satu alamat IP. Model ini sangat berbeda dengan antarmuka IPv4 yang diwajibkan hanya memiliki satu alamat IP. Antarmuka IPv6 akan selalu memiliki link alamat lokal secara otomatis. Antarmuka IPv6 juga mempunyai alamat lokal unik atau alamat unik global, dan juga bisa memiliki kedua alamat tersebut secara bersamaan.

Link alamat lokal digunakan untuk komunikasi pada sebuah link tunggal dan paket dengan sebuah alamat link sumber atau tujuan lokal tidak akan diteruskan oleh router. Semua link alamat lokal dapat diidentifikasi dimulai dengan alamat awalan FE80::/10.

Contoh alamat unicast IPv6 adalah  2001:db8::30a:216:4dff:fe13:5cae.

Terdapat beberapa alamat unicast lain pada IPv6 yang memilki arti spesial :

  • ::/128–Alamat host tidak ditentukan (semua nol). Alamat akan digunakan sampai alamat IPv6 di tetapkan ke perangkat.
  • ::1/128–Digunakan sebagai alamat loopback, seperti 127.0.0.1 pada IPv4.
  • ::/0– Rute default IPv6
  • fe80::/10–Awalan untuk link alamat lokal, setiap antarmuka membutuhkan alamat link-lokal, Awalan ini tidak bisa di routing dan hanya bisa digunakan untuk komunikasi link lokal.
  • fc00::/7– mendefinisikan suatu rentang yang dikenal sebagai Unique Local Address (ULA; RFC 4193). Alamat ini digunakan sebagai jaringan pribadi dan tidak di routing ke internet global (sama seperti alamat pribadi pada IPv4).

2)Alamat Multicast

    Semua alamat IPv6 multicast mempunyai b-bit prefix (ff00::/8) diikuti 4 bits flag dan 4 bits lainnya mendefinisikan cakupan penyebaran multicast.


ada beberapa  alamat IPv6 multicast yang sering dipakai:

  • ff02::1— Semua node pada tautan lokal
  • ff02::2— Semua router pada tautan lokal
  • ff02::1:2 —Semua server dan relay DHCPv6 pada tautan lokal

3)Alamat Anycast

    Alamat anycast dialokasikan dari ruang alamat IPv6 unicast, oleh karena itu alamat ini tidak dapat dibedakan dari alamat unicast global. Melakukan konfigurasi alamat unicast yang sama untuk lebih dari satu antarmuka jaringan, akan membuatnya menjadi alamat Anycast. Perangkat yang akan memiliki alamat Anycast harus harus dikonfigurasi secara eksplisit agar alamat tersebut bisa dikenali sebagai alamat untuk komunikasi satu ke banyak.

4.Representasi Teks Alamat IPv6

    Bagian ini disalin dari "Arsitektur Pengalamatan IPv6" oleh R. Hinden dan S. Deering. Ada tiga bentuk konvensional untuk mewakili alamat IPv6 sebagai string teks:

  • Bentuk yang disukai adalah x:x:x:x:x:x:x, di mana 'x's adalah nilai heksadesimal dari delapan potongan alamat 16-bit.
Contoh:
FEDC:BA98:7654:3210:FEDC:BA98:7654:3210 1080:0:0:0:8:800:200C:417A

  • Karena metode mengalokasikan gaya tertentu dari alamat IPv6, adalah umum bagi alamat untuk berisi string panjang dari bit nol. Untuk membuat alamat penulisan yang berisi bit nol lebih mudah, sintaks khusus tersedia untuk memadatkan nol. Penggunaan titik dua ("::") menunjukkan beberapa grup 16-bit nol.
Misalnya, alamat multicast
FF01:0:0:0:0:0:0:43

dapat direpresentasikan sebagai:
FF01::43

Tanda kutip ganda ("::") hanya dapat muncul sekali di alamat. Mereka dapat digunakan untuk memadatkan nol di depan atau di belakang dalam alamat.

  • Bentuk alternatif yang mungkin lebih nyaman saat berhadapan dengan lingkungan campuran simpul IPv4 dan IPv6 adalah x:x:x:x:x:x:d.d.d.d, di mana 'x's adalah nilai heksadesimal dari enam bagian alamat 16-bit berurutan tinggi, dan 'd's adalah nilai desimal dari empat potongan alamat 8-bit urutan rendah (representasi IPv4 standar).
Contoh:

0:0:0:0:0:0:13.1.68.3 0:0:0:0:0:FFFF:129.144.52.38
atau dalam bentuk terkompresi:
::13.1.68.3 ::FFFF:129.144.52.38


DAFTAR PUSTAKA

Maulana, Muhammad. 2023. IPv6 Adalah : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya. https://itbox.id/blog/ipv6-adalah/ di akses pada 1 Agustus 2024 pukul 11:20 WIB 

Haekal, Mirza M. 2021. Apa Itu IPv6? Pengertian, Kelebihan, dan Contohnya [Terbaru]. https://www.niagahoster.co.id/blog/ipv6-adalah/ di akses pada 1 Agustus 2024 pukul 11:25 WIB

Mila. 2024. Apa itu RFC? Dan 7 Tentang Peran Pentingnya. https://www.menggunakan.id/apa-itu-rfc-dan-7-tentang-peran-pentingnya/. di akses 1 Agustus 2024 pukul 13:00 WIB 

Sheldon, Robert. 2022. Permintaan Komentar (RFC). https://www.techtarget.com/whatis/definition/Request-for-Comments-RFC. di kses pada 1 Agustus 2024 pukul 13:07 WIB 

Firdaus, Khoirul. 2016. IPv6 (Protokol Internet versi 6). https://www.routecloud.net/blog/ipv6-internet-protocol-version/ di akses pada 1 Agustus 2024 pukul 13:30 WIB 

Risdianto, Aris C. 2024. Mengenal tentang Pengalamatan pada IPv6. https://idnic.net/blog/detail/pengalamatan-ipv6/MzI2 di akses pada 1 Agustus 2024 pukul 13:36 WIB

Stevewhims, Dkk. 2023. Representasi Teks Alamat IPv6. https://learn.microsoft.com/id-id/windows/win32/winsock/text-representation-of-ipv6-addresses-2 di akses pada 1 Agustus 2024 pukul 13:50 WIB 


#atswa #atswaindonesia #promaker #promakeratswa #promaker41 #ipaddressversi6sesuairfc

Komentar